1
Pada
tahun 1995 di Xinbei, aku Xiang lee yang berdarah china-jawa yang harus
mematuhi seluruh peraturan-peraturan dalam keluarga yang begitu mencekam. bagi
para perempuan China tugas harus di dahulukan daripada hasrat pribadi begitupun
dalam adat jawa kepatuhan terhadap orang tua harus di dahulukan daripada
keinginan pribadi.
Kehidupanku
jauh berbeda dengan remaja pada umumnya, sejak tahun 1995 aku bersama orang
tuaku kembali kekampung halaman di Xinbei, China. Disana keseharianku bermain
bersama anak-anak yatim yang memiliki nasib hidup yang tidak pernah mereka
harapkan.
Menatap hampa di kejauhan, anganpun menerawang
ke masa sepuluh tahun silam 1984. Kedamaian hidup yang tak ingin kuakhiri.
Masih tergambar jelas dalam ingatanku ketika sosok perempuan muda itu memelukku
dengan kasih sayangnya, dia Ibuku. Semuanya sangat indah sebelum semua ini
terjadi.
Ibu
yang telah meninggalkanku saat aku berumur sembilan tahun. Kejadian itu tak
akan pernah terlupakan buatku. Hingga saat ini saat aku telah berumur dua puluh
tahun. Hari yang seharusnya indah berakhir duka, pada saat itu kami berniat
mengunjungi salah satu tempat pariwisata di Malang, Jawa Timur. Tapi, hal yang
tak kami sangka terjadi mobil kami bertabrakan dengan bus antarkota. Aku dan
Ayah selamat dari kecelakaan maut itu tapi tidak dengan Ibu. begitu terpukulnya
aku saat itu melihat tubuh ibu terbujur kaku berbalut kain putih di Rumah
Sakit. Hati sungguh tak kuasa ingin menangis namun, mulut ini seolah terkunci
aku hanya duduk terdiam tanpa kata. Ayah yang sempat mengalami koma selama
seminggu membuatku benar-benar kehilangan semangat hidup.
***
Duka
masih membalut keluarga kecil ini, yah, aku dan ayah masih tak percaya dengan
semua ini sulit buat kami menerima kenyataan yang tak pernah terfikirkan
sebelumnya. Aku masih terlalu kecil untuk kehilangan seorang ibu, kesunyian
kini membalut kehidupanku begitupun dengan ayah. Meski ayah berusaha tegar di
hadapanku tetapi raut wajah ayah tak bisa menyembunyikan itu bahwa ayah merasa
benar-benar kehilangan.
To be continue...