Dentuman Hajat
Oleh: Aiko
Kayyisyah
Ingin
kutambatkan hati ini pada-Mu
Seraya menelaah
arti menyayangi
Namun, tak jua
kumengerti semuanya
Ingin
kutambatkan jiwa ini pada-Mu
Agar sempurna
pengabdian ini
Namun, sebuah
tabir menghalangi asaku
Izinkan diri
ini melukis indahnya cinta-Mu
Yang sejatinya
tulus suci untukku
Jika berkenan
Aku ingin kaumembaca
prosa pada raut wajahku
agar kautau
cinta ini tulus suci untuk-Mu
aku mengenal
kasih dengan kalam-Mu
yang menuntun
dan memahamkanku
tentang rindu
dan cinta
yang kuyakini
abadi hingga akhir masa
RINTIHAN HATIKU
Oleh: Aiko
Kayyisyah
Ujian bagai badai menghantam hidupku
Dia datang menghampiriku tanpa iba
Memaksaku meneteskan airmata
Hingga hati kecil ini merintih berkata, kapankah semua ini
berakhir?
Andai waktu dapat berbalik kebelakang
Aku lebih memilih untuk merubah sejarah peradaban yang telah ada
Agar hidup tak lagi penuh duka dan kecewa
Namun, itu tak mungkin
Aku tak bisa melakukan itu
Ya Allah, maafkan aku yang terlalu banyak mengeluh
Bisakah Engkau mengabulkan apa yang kuinginkan?
Engkau pengatur segala termasuk dengan hidupku
Apa rencana-Mu untukku hingga aku merasa berat menjalaninya?
Janganlah Engkau biarkan aku
lari dari semua ini
Berilah secerca kesabaran agar hati ini kuat dan tak mengeluh
Berilah selaksa ketaqwaan pada jiwaku untuk selalu mengingat-Mu
Dalam menjalani hidup penuh ujian ini.
Sajak Untukku
Oleh: Aiko Kayyisyah
Kadang aku tegar, kadang aku lemah
Kadang aku jadi penurut,
kadang aku jadi pemberontak
Aku adalah aku
Tak peduli kicauan di luar sana
Yang menghardik dan menghinakan aku
Aku adalah aku
Sekuat apapun rintangan menghantam
Tak akan pernah merubah pendirianku
Aku adalah aku
Yang hidup dalam dunia fatamorgana
Yang tak tau arah tujuannya
Aku adalah aku
Tak ada yang mampu memahami aku
Selain diriku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar